Kisah Misterius Maria Orsic Si Pembuat UFO NAZI
Mungkin nama Maria Orsic terdengar sangat asing ditelinga para pembaca.
Tapi di era tatkala Nazi saat itu tengah berada pada masa keemasannya,
nama Maria tidak bisa dipisahkan dengan rumor teknologi Nazi yang mampu
menciptkan pesawat-pesawat canggih kala itu. Ya, pesawat-pesawat yang
sering kita kenal dengan istilah UFO Nazi.
Sosoknya yang cukup kontroversial memang sangat menarik untuk ditulis.
Saya pribadi, ketika melihat fotonya pertama kali, seperti membayangkan
Irene Adler (walaupun Irene Adler adalah tokoh dalam novel Petualangan
Sherlock Holmes). Kesannya begitu misterius, dingin, pintar dan
berkharisma.
Dari informasi yang saya dapatkan, wanita ini lahir pada tanggal 31
Oktober 1895 di Zangreb, Kroasia. Walaupun begitu, sebuah sumber lain
yang sering dipakai sebagai sumber ulasan mengenai UFO (greyfalcon.us),
tidak menuliskan tanggal lahirnya. Hanya saja dikatakan bahwa ia lahir
di Vienna (Wina dalam bahasa Indonesia), mempunyai ayah berkebangsaan
Kroasia dengan ibunya seorang Jerman dari Vienna.
Maria Orsic berwajah menarik dan berambut panjang. Mungkin rambut
panjang adalah trendmark masyarakat Vril pada umumnya. Karena dari foto
Sigrun dan Traute (foto mereka akan Anda lihat setelah ini), mereka
berdua memiliki kesamaan, yaitu rambut yang panjang. Ini adalah salah
satu foto Maria Orsic.
Pada abad ke-20, dia menjadi ketua dari Alldeutsche Gesellschaft für
Metaphysik (All German Society of Metaphysics), sebuah perkumpulan para
wanita yang mengklaim mampu melakukan telepati dengan makhluk luar
angkasa. Perkumpulan inilah yang kemudian dikenal dengan Vril Society.
Dalam sumber lainnya, Vril dalam bahasa Sumerian kuno adalah kependekan
dari Vri-Il yang artinya "seperti tuhan". Pada tahun 1917 Maria Orsic
mengkalim telah mendapatkan kontak telepati dengan makhluk luar angkasa
dari Aldebaran.
Jika pembaca ingin tahu apa itu Aldebaran, Aldebaran adalah bintang yang
berukuran 44 kali lebih besar daripada Matahari kita. Karena letaknya
yang berada di atas kepala konstelasi Taurus, maka Aldebaran biasa
disebut sebagai Bull's Eye. Bintang Aldebaran bewarna oranye-kemerahan.
Perbandingan besar Matahari kita dengan Aldebaran yang diilustrasikan oleh wikipedia.
Pesawat Jelajah Antar Dimensi
Maria Orsic kesulitan memahami pesan dari alien Aryan yang tinggal
disebuah planet di bintang Aldebaran, sehingga ia dibantu seorang medium
yang bernama Sigrun dan Traute. Menurut sumber yang saya dapatkan,
Maria tidak bisa memahami bahasa dari alien Aryan yang menggunakan
bahasa Sumeria Kuno. Dari bantuan Sigrun lantas mereka mendapati sebuah
rancangan pesawat yang memiliki kecanggihan yang melampaui
teknologi-teknologi manusia Bumi saat itu. Masyarakat Vril lantas
bergabung dengan perkumpulan Thule dan "Die Herren Von Schwarzen Stein"
untuk membuat pesawat jelajah antar dimensi.
Sigrun dan Traute
Saya tahu pembaca pasti kesulitan membaca nama kelompok yang terakhir,
tapi jangan kuatir, Die Herren Von Schwarzen Stein punya singkatan yaitu
DHvSS.
Simbol DHvSS
Masih merasa kesulitan juga? Baiklah, dalam bahasa Indonesia, DHvSS
berarti Penguasa Batu Hitam. Nah kali ini terdengar lebih keren
namanya!
Tapi berhubung nama Penguasa Batu Hitam buat saya terdengar seperti judul film laga, saya akan tetap menamainya DHvSS.
Vril yang bekerjasama dengan Thule dan DHvSS lantas membuat mesin
jelajah antar dimensi yang disebut JetseitsFlugMachine (JFM), yang
berarti "pesawat terbang dari dimensi lain."
Dua tahun setelahnya, yaitu pada tahun 1919, Maria dan anggota Vril
Society mengadakan perkumpulan di sebuah pondok kecil didaerah
Berchtesgaden untuk membicarakan sebuah rencana yang entah bisa dibilang
gila atau fantastis, yaitu mencari tahu apakah mereka bisa mengadakan
perjalanan ke Aldebaran untuk bertemu alien-alien disana. Dari diskusi
itulah munculah ide untuk membuat pesawat UFO. Nah, sekarang kita tahu
bagaimana latar belakang UFO di Jerman yang kemudian dikembangkan oleh
Nazi
Pesawat tersebut sukses dibuat pada tahun 1922. Seperti apa kemampuannya
masih tidak ada yang mengetahuinya secara pasti. Mesin itu berbentuk
seperti cakram (disk) dengan tiga lempeng didalam plat yang berbentuk
seperti lambung. Sebuah unit tenaga berbentuk silinder mengalirkan
tenaga kepusat tiga lempeng pesawat tadi. Pusat cakram berdiameter 8
meter, diatas cakram itu terpasang cakram lain berdiamet 6.5 meter yang
terpasang secara paralel, dan cakram terakhir berdiameter 7 meter
terpasang dibagian bawah. Melalui pusat dari lempeng-lempeng tadi,
sebuah tabung silinder berukuran 2.4 meter mengalirkan tenaga kedalam
sebuah lubang yang berdiameter 1.8 meter. Tenaga tersebut akan berpusat
pada bagian bawah mesin ke sebuah pendulum besar, dimana nantinya mesin
akan stabil ketika dioperasikan.

Pembangkit Daya JFM
Inilah JFM atau bisa dikatakan sebagai piring terbang pertama.
Konon JFM membuat medan tenaga yang besar sehingga mampu membuat
whitehole yang nantinya bisa mengantarkan penumpangnya menuju Aldebaran,
dan memang dari awal tujuan dibentuknya JFM adalah menemui alien-alien
yang telah memberikan Maria dan kaum Vril pengetahuan untuk membuat
mesin itu. Ketertarikan Nazi akan pengetahuan yang dimiliki Vril Society
dan Thule Society telah membuat Nazi berencana membuat pesawat tempur
dengan teknologi yang sejenis. Nazi lantas merekrut dua perkumpulan
tersebut untuk menciptakan pesawat tempur. Dari situlah muncul
proyek-proyek Haunebu, Andromeda Gerat RFZ dan lain sebagianya (untuk
ulasan mengenai Haunebu dan Andromeda bisa Anda lihat disni dan disini).
Tapi konon konsep mesin itu juga dikembangkan oleh beberapa orang
diluar lingkungan Nazi. Berikut adalah salah satu kutipan dari
greyfalcon.us berdasarkan berita koran Aftonbladet:
Koran "Aftonbladet" Swedia, tanggal 10 Oktober tahun 1952 dibawah ini
menggambarkan sebuah piring Jerman dibangun oleh Wernher von Braun di
Peenemünde, dengan diameter enam meter, yang diangkat pada bulan April,
1944.
Artikel itu menyatakan bahwa konsumsi bahan bakar yang tinggi adalah masalah besar, masalah yang akan memanfaatkan tenaga atom
Nah, ini bagian yang paling saya suka. Semakin pembaca membaca terus
kebawah, Anda akan dibuat pusing dan mungkin sedikit ngeri. Ada dua hal
penting yang bisa kita temukan dalam pembahasan Maria Orsic. Pertama,
cerita tentang Vril berdasarkan atas sebuah novel sains-fiksi belaka.
Hal itu didasari atas buku karangan Sir Edward Bullwer-Lytton yang
menceritakan tentang seorang traveler yang menemukan jalan kesebuah
kehidupan yang ada di dalam Bumi (Hollow Earth). Disana si traveler
tersebut berjumpa dengan makhluk yang menyerupai bidadari dan menyebut
diri mereka sebagai Vril. Dalam buku tersebut dikatakan bahwa Vril
mempunyai kekuatan yang besar, sehingga mereka mampu menyembuhkan,
bertelepati, hingga mampu menghancurkan. Hingga suatu ketika, tempat
dimana bangsa Vril hidup mengalami kehancuran. Mereka pun mulai
memijakkan kakinya di permukaan Bumi, lalu mereka dengan mudahnya
melenyapkan peradaban manusia dengan kekuatan yang mampu melakukan
segalanya.
Buku tersebut diterbitkan pada tahun 1870 (cover diatas pastilah
cetakkan baru). Sepintas memang tidak ada salahnya jika Vril memang
berdasarkan karya sains-fiksi, maka keberadaan Vril Society dan mesin
yang telah mereka ciptakan hanya akan dianggap sebagai hoax yang hebat
karena sampai menampilkan dokumentasi-dokumentasi yang sangat brilian
untuk dikatakan sebagai hoax. Nah, yang menjadi masalah adalah di
tahun-tahun setelah buku itu diterbitkan.
Louis Jacolliot (1837-1890) adalah penulis Prancis yang pernah
menjadi konsul Perancis di Kalkuta, mengatakan bahwa ia pernah bertemu
dengan anggota Vril di perkumpulan Jainism di daerah Mysore dan Gujarat.
Untuk mempersingkat penjelasan, pembaca bisa menyimak soal Jainism
disini.
Gambar diatas adalah lambang aliran Jainism.
Helena Blavatsky, pendiri Teosofi yang juga seorang yang telah
mengelilingi dunia sebanyak tiga kali, mendukung adanya keberadan Vril
dalam bukunya Isis Unveiled (1877) dan The Secret Doctrine (1888).
Jacolliot dan Blavatsky, sama-sama menyakini bahwa Vril memang kaum yang
sarat akan mistis dengan kekuatan yang hebat. Vril juga dipandang
sebagai kaum yang murah hati dan pembimbing spirtual yang baik.
Keberadaan Vril diangkat dalam sebuah tulisan oleh Jacques dan Louis
Pauwels Bergier pada tahun 1960. Dalam buku mereka The Morning of The
Magicians, mereka mengklaim bahwa Vril sebuah komunitas rahasia okultis
dalam pra-Nazi di Berlin berada dalam lingkaran Thule Society. Mereka
berasumsi bahwa Vril Society berkerabat erat dengan perkumpulan bahasa
Inggris Hermetic Order of The Golden Dawn. Informasi Vril memakan
sekitar sepersepuluh dari volume, tetapi penulis gagal untuk menerangkan
secara jelas apakah Vril Society ini adalah fakta atau fiksi.
Sebuah pernyataan lain dari pemilik web greyfalcon.us, dia menyatakan
dalam webnya sebagai berikut (pernyataanya dia sangat panjang, tapi akan
saya rangkum dengan menekankan pada inti-intinya):
"Sejarah memberitahu kita bahwa Vril Society hampir seluruhnya
didasarkan pada novel fiksi Edward Bulwer-Lytton, The Power of the
Coming Race. Buku ini menggambarkan ras manusia secara psikis jauh
sebelum kita. Mereka telah memperoleh kekuasaan atas diri mereka sendiri
selayaknya para Dewa. Untuk saat ini mereka bersembunyi. Mereka hidup
di gua-gua di pusat bumi."
"Jadi bagaimana bisa sekelompok orang esoteris (orang menganut aliran
rahasia dimana aliran tersebut mengandung kegaiban) membentuk masyarakat
rahasia yang serius dari buku fiksi?"
Begitulah menurut sang penulis web greyfalcon.us. Jika pembaca masih
bingung, kira-kira pernyataan penulis greyfalcon seperti ini:
Terlalu aneh jika ada kelompok yang sangat serius, bahkan namanya ada didalam sejarah militer, dibentuk berdasarkan novel fiksi.
Dari sini kita akan mendapati dua kemungkinan:
Nama Vril diadaptasi dari sebuah buku oleh kaum spirtual dimana Maria menjadi pemimpin
Vril Society sudah ada sebelum abad 20 (sebelum Maria diangkat
menjadi pemimpin) seperti yang telah dikatakan oleh Louis Jacolliot dan
Helena Blavatsky, dengan tambahan kemungkinan lainnya adalah Sir Edward
Bullwer-Lytton sebenarnya terinspirasi oleh kaum Vril Society dan
menulis buku fiksi tentang kaum tersebut.
Untuk saya pribadi, saya sependapat dengan Robert Arndt (penulis web Greyfalcon).
Hilangnya Maria Orsic dan Isu Tentang Pelariannya ke Aldebaran
Seperti yang kita tahu, pada tahun 1945, Jerman kalah perang. Hitler pun
dikabarkan tewas bunuh diri, sementara aset-aset Nazi dihancurkan.
Beberapa ilmuwan Nazi pun ada yang lari ke negera lain bahkan ada yang
malah memihak sekutu. Ditengah kecamuk yang seperti itu, ada sebuah
pertanyaan penting yang jelas tidak akan dilewatkan:
Kemanakah Maria Orsic dan para kaum Vril Society lainnya?

Maria Orsic 1944
Tanggal tepatnya tidak banyak ditulis secara pasti, tapi segelintir
sumber menyatakan bahwa Maria Orsic menghilang pada tanggal 11 maret
1945. Dalam sebuah surat yang diyakini milik Maria Orsic untuk para Vril
Society, ia mengatakan bahwa "tidak akan ada yang tinggal disini".
Banyak yang menyakini ia pergi menemui ras Arya di Aldebaran yang
berjarak 64 tahun cahaya dari planet kita. Tapi, seperti yang telah saya
sebutkan diawal-awal, sosok Maria Orsic memang dikenal misterius. Ada
sebuah rumor yang mengatakan bahwa ia sudah kembali ke Bumi, atau
mungkin dia sudah keluar dari persembunyianya setelah menghilang sejak
tahun 1945. Coba lihat foto dibawah ini:

Foto diatas adalah foto seorang wanita bernama Sully dengan seorang yang
kontroversial di dunia konspirasi, Suprieme David Rockefeller.
Mari kita abaikan dulu seorang Supreme David Rockefeller. Fokus dulu pada foto Sully.
Sepintas memang mirip ya dengan foto Maria Orsic. Ada sebuah video di
youtube yang menampilkan lebih detail kemiripan foto Sully dengan Maria
Orsic. Ada bisa melihatnya disini. Bagi Anda yang tidak ingin
berlama-lama melihat videonya, saya sudah siapkan foto kemiripan Sully
dengan Maria Orsic. Saya menggunakan metode yang sama seperti yang ada
di video:
Apakah semuanya kebetulan belaka?
Mari kita adakan analisa sederhana!
Jika yang dikatan sumber yang saya dapatkan bahwa Maria Orsic lahir pada
tahun 1895, maka sampai saat ini dia pastilah berumur 117 tahun. Foto
Suprieme David Rockefeller bersama Sully diambil pada tahun 2009.
Sedangkan foto pembanding wajah Sully dengan Maria diambil pada tahun
1944 saat Maria berusia 49 tahun. Foto dibawah ini terpaut sekitaran 65
tahun:
Benar-benar terpaut jauh!
JIKA memang Sully adalah Maria Orsic, maka ini adalah misteri yang
paling rumit dan cukup mengerikan. Bagaimana bisa jika seorang tetap
terlihat muda setelah 65 tahun lamanya. Apakah dia memang melintasi
ruang dan waktu menuju Aldebaran dengan kendaraan yang mampu
mempersingkat jarak, sehingga dia TIDAK terpengaruh waktu yang berlaku
di Bumi? Atau memang dua wanita itu memang berwajah mirip?
Well, siapa yang tahu?
Sebelum saya tutup postingan ini, saya akan menyuguhkan beberapa foto Vril Society yang lainnya.
sumber: phenomenaaroundus.blogspot.com